logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

Mengenal IC

Advertisement

IC symbol
IC adalah singkatan dari Integrated-Circuits, artinya rangkaian/sirkit terintegrasi.
IC adalah komponen/part elektronik di mana di dalamnya terangkai transistor-transistor, dioda, resistor, kondensator keramik, dan lain-lainnya dalam suatu pola rangkaian tertentu untuk tujuan penggunaan tertentu.  Jadi, IC sebenarnya adalah rangkaian elektronik yang sudah jadi dalam packing ketat dengan bentuk lebih kecil dan lebih kompak.  Untuk variasi penambahan komponen eksternal atau untuk koneksi IC kepada power-supply, input, output dan lain-lainnya terdapat pin-pin (kaki-kaki elektroda) yang mempunyai fungsi-fungsi tertentu, tergantung rangkaian di dalamnya.  Fungsi dari pin-pin ini bisa diketahui dari datasheet IC yang bersangkutan.

Setiap IC dibuat dengan pola rangkaian tertentu untuk tujuan penggunaan tertentu, misalnya IC LA 3160 adalah IC yang di dalamnya terdapat rangkaian pre-amplifier untuk pick-up magnetik, IC TA8167 adalah IC yang di dalamnya terdapat rangkaian penerima radio AM/FM, dan lain-lain.
Namun setiap IC juga dibuat dengan karakteristik yang tersendiri masing-masing.
Sebagai contoh IC TDA2003 berbeda kartakteristik dengan IC TDA2030 meskipun keduanya adalah sama-sama IC audio amplifier dan diproduksi oleh perusahaan yang sama pula.  Kedua IC itu berbeda dalam hal penggunaan tegangan suplai, daya output, komponen tambahan eksternal dan lain-lain.

Pembagian jenis IC.
Ditinjau dari pengoperasian sinyalnya IC terbagi menjadi dua bagian, yaitu IC analog dan IC digital.

IC analog
adalah IC yang dioperasikan untuk sinyal-sinyal analog, atau sering juga diistilahkan dengan IC linier. Termasuk di antaranya :
  • IC radio (receiver, transmitter, RF-amplifier, modulator-demodulator, dan lain-lain).  Contoh : TA7640AP, KIA6040, BA4116, LA2110, MC3361, MC1496, HA12413 dan lain-lain.
  • IC audio (pre-amplifier, power-amplifier, tone-control, stereo decoder, chroma TV, dan lain-lain).  Contoh : TA7137, M5152, LM386, BA5412, TDA1524, STK4140, dan lain-lain.
  • IC regulator (switching-regulator, DC voltage-stabilizer, motor-regulator).  Contoh : STRS6707, STRW6753, 7812, LM317, LM1084, TL431, dan lain-lain.
  • IC op-amp (operational-amplifier).  Contoh : uA741, LM324, LM3900, TL074, BA4558, MC358, NE5534, dan lain-lain.
  • IC komparator.  Contoh : LM339, LM393, LM111, LP2901, MAX944, TLC352, dan lain-lain.
  • IC timer. Contoh : NE555, NE556.
IC digital
adalah IC yang dioperasikan untuk sinyal-sinyal digital. Termasuk di antaranya :
  • IC digital (umum). IC digital umum yang banyak beredar biasa diawali dengan angka “40”.  Contoh : 4011, 4017, 4020, 4050, dan lain-lain.
    Sebagian IC digital ada juga yang diawali dengan angka “41” dan “45”.  Contoh : 4104, 4508, 4522, 4556, dan lain-lain.
  • IC TTL (Transistor-Transistor Logic). IC ini biasa diawali dengan angka “74”.  Contoh : 7400, 74LS04, 74LS107, 74HC32, 74ACT20, dan lain-lain.
  • IC memory dan RAM (Random Access Memory).  Contoh : 24C01, MCM44G64, M58659p, uPD41464, UT61256, dan lain-lain.
  • IC program dan microcomputer.  Contoh : uPD78001B, TMP47C834N, MB88401-P, HD44840, HMCS46CL, P8748H, dan lain-lain.
Ditinjau dari pengoperasian dayanya IC dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu IC monolitik dan IC hybrid.

IC monolitik
adalah IC tunggal untuk pengoperasian daya kecil.
Semua IC berbentuk kecil dan dengan konsumsi daya kecil hingga menengah dari berbagai fungsi tergolong ke dalam kelompok IC ini.  Contoh : KA22429 (portable FM radio), TDA8140 (horizontal deflection power driver), BA6564A (tone ringer), W91312A (pulse dialer), LA4192 (2,3W stereo amplifier), dan lain-lain.

IC hybrid
adalah IC besar untuk pengoperasian daya yang besar.
Semua IC berbentuk besar dan dengan konsumsi daya yang besar dari berbagai fungsi tergolong ke dalam kelompok IC ini.  Contoh : STK465, STK4141 II (audio stereo amplifier), STK6712AMK4 (4-phase stepping motor driver), dan lain-lain.

Bentuk IC dan nomor pin IC.
Ada banyak sekali bentuk IC dan kemungkinan masih bisa bertambah lagi di waktu yang akan datang.  Jika membahas semua bentuk IC yang ada secara lengkap mungkin tidak akan cukup meskipun dibuat dua tulisan artikel tersendiri.  Karena itu di sini hanya akan dicontohkan beberapa bentuk IC yang umum dan paling banyak beredar saja, di antaranya :

IC

SIL (Single in Line)
adalah bentuk IC dengan susunan pin dalam satu barisan.
Penomoran pin dimulai dari kiri ke kanan dengan sisi di mana terdapat tulisan tipe IC menghadap ke depan.

DIL (Dual in Line)
adalah bentuk IC dengan dua barisan pin.
Penomoran pin dimulai dari tanda “dot” (titik) berlawanan arah jarum jam dengan sisi tulisan tipe IC menghadap ke atas.

Pentawatt
adalah bentuk IC yang mempunyai 5 pin dengan satu barisan pin yang berselang-seling depan-belakang. Penomoran pin dimulai dari pin bagian depan paling kiri dengan sisi tulisan menghadap ke depan.

TO220
adalah bentuk IC yang mempunyai 3 pin, mirip bentuk transistor daya menengah.

Multiwatt
adalah bentuk IC yang mempunyai lebih dari 5 pin dengan satu barisan pin yang berselang-seling depan-belakang.

Nama type IC.
Nama type pada IC menunjukkan perusahaan pembuat IC tersebut. Misalnya IC dengan inisial awal TL dibuat oleh perusahaan Texas Instruments, BA dibuat oleh perusahaan Rohm, MB dibuat oleh perusahaan Fujitsu Semiconductor, W dibuat oleh perusahaan Winbond, dan lain-lain.  Contoh : TL494, BA5412, MB3614, W91312A.
Umumnya setiap tipe IC adalah khas, dibuat dengan karakteristik tertentu yang telah ditetapkan oleh perusahaan pembuatnya.
Namun ada beberapa IC tipe tertentu yang dibuat oleh banyak perusahaan yang semuanya sama, dengan nomor seri yang sama pula, hanya inisial awalnya saja berbeda karena menunjukkan perusahaan pembuatnya.  IC yang seperti ini adalah IC yang sangat populer dan sangat banyak penggunaannya di berbagai penerapan pada sirkit-sirkit elektronik.
Contohnya adalah IC quad op-amp 324.
National Semiconductor memproduksi IC ini dengan label LM324, Hitachi memproduksi IC ini dengan label HA17324, Perusahaan Rohm membuat dengan label BA324, Fairchild membuat juga dengan label uA324. Beberapa perusahaan yang lain juga memproduksi dengan inisialnya masing-masing.
Contoh lainnya adalah IC timer 555.
Beredar IC tipe ini dengan banyak label, seperti : NE555, LM555, BA555, TL555, HA17555, uA555, dan lain-lain.
Karena itu untuk IC populer seperti ini atau yang semisal dengannya, biasanya hanya disebutkan nomor serinya saja.  Misalnya apabila disebutkan IC “741”, maka dalam prakteknya bisa menggunakan LM741, uA741, BA741 dan sebagainya.

Happy learning!


Tulisan lain tentang IC :
Keluarga IC regulator 78XX dan 79XX
Komponen opto-elektronik .

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 komentar:

Thank gan sangat membantu

Balas

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger