Search
logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

DK Speaker, Skematik Speaker-aktif

Advertisement

Ketika speaker aktif stereo mulai banyak dibuat orang, salah satu merek speaker aktif generasi awal yang cukup dikenal adalah "DK Speaker".
Konon DK speaker menampilkan nuansa 'sound' yang agak berbeda dari kebanyakan produk audio lokal saat itu. Suara yang ditampilkan terkesan lebih enak didengar dan juga terkesan lebih bertenaga.
Betulkah? Dan mengapa demikian?
Coba simak dan perhatikan diagram skematik dari salah satu modelnya yang berikut ini :

skematik dk speaker

Skematik ini diambil langsung dari speaker aktif DK Speaker untuk sound-system kamar/rumah pada awal '90 an, dayanya masih di bawah 15W perkanal.

list komponen dk speaker

Penomoran komponen bukanlah sebagaimana aslinya (hanya tambahan untuk mempermudah), tetapi parts beserta nilai-nilai satuannya sama dengan aslinya.
Semua resistor 1/4W, kecuali R9 dan semua kondensator non-polar (yang bukan elco) adalah kondensator milar.
Tampak pada skematik di atas, penguat utama sebenarnya hanyalah IC TDA2006 yang dirangkai dalam mode OCL. Memang tidak terlihat sesuatu yang istimewa.
Sinyal input langsung dimasukkan ke sirkit tone-control pasif tanpa disanggah oleh sebuah penguat terlebih dahulu dan lalu langsung pula diumpankan ke input IC.
Ini adalah cara merangkai amplifier yang sangat sederhana.
Namun dengan cara seperti itu IC harus mempunyai penguatan yang lebih tinggi dari biasanya, karena itu R7 dibuat kecil (390 Ohm) agar penguatan IC jadi memenuhi syarat.

Suara yang dihasilkan menjadi terkesan bagus, disinyalir karena hal-hal berikut ini :
  • 1. Pemilihan komponen untuk bagian tone-control, yaitu C1, C2, C3, C4.
    Semua kondensator itu menentukan 'warna' suara pada bass dan treble yang dihasilkan. Untuk C1 dan C2 digunakan kondensator milar tertentu, biasanya berwarna kuning tembus-pandang. Sedangkan untuk C3 dan C4 digunakan kondensator milar atau MKT.
  • 2. C5 dan C6 menggunakan elco berkwalitas dengan bocoran yang sangat kecil, namun bukan kondensator tantalum.
  • 3. Bahan, konstruksi/disain dan ukuran box speaker yang baik, sehingga memaksimalkan resonansi pada frekwensi-frekwensi audio rendah.
  • 4. Dan inilah yang sangat penting : Menggunakan speaker berkwalitas dengan membran yang mengandung bahan polyester.
DK Speaker tipe ini menggunakan Audax 4,5 inch (membran transparan), sayangnya inisial tipenya tidak tercatat. Speaker mempunyai magnet yang besar dan membrannya sangat elastis untuk bergerak, sehingga daya audio yang tidak terlalu besar sudah mampu membuat membrannya bergetar secara maksimal.
Inilah yang mengesankan suara menjadi terdengar lebih 'powerful'.
Perlu diketahui bahwa sebagus apapun sirkit amplifiernya, jika speakernya jelek, suaranya pun akan tetap jelek.
Tapi meskipun sirkit amplifiernya sederhana saja (seperti sirkit yang dikemukakan di sini), jika speakernya bagus, maka suaranya pun akan menjadi bagus dengan catatan box-nya pun mendukung pula.

Ingin mencoba membuat speaker aktif dengan meniru sirkit amplifier ini?
Tentu bisa.
Tapi karena TDA2006 sudah sulit ditemukan, boleh saja menggunakan tipe penggantinya, yaitu TDA2030.
Untuk power-supply nya bisa menggunakan skematik berikut ini :

catu daya simetrik speaker aktif


Lihat juga : OCL amplifier dengan | TDA2030 | TDA2040 | TDA2050

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
This is the current newest page
Previous
Prev Post »

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Contact form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger