logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

Memperbaiki Dispenser Panas-Dingin (1)

Advertisement

hot-cold dispencer
Kini, water-dispenser yang dapat memanaskan dan mendinginkan air (hot and cold water-dispenser) telah marak digunakan di rumah-rumah. Seiring dengan penggunaannya, kasus-kasus kerusakannya pun sering terjadi.
Sulitkah memperbaiki dispenser panas-dingin?
Apakah sistem pendinginannya sama seperti refrigerator pada lemari es atau kulkas?

Memperbaiki dispenser panas-dingin tidaklah terlalu sulit. Sistem pendinginannya lebih sederhana daripada sistem pendinginan lemari es/kulkas, karena itu memperbaikinya pun akan menjadi lebih mudah.
Secara ringkas, sirkit kelistrikan dispenser panas-dingin digambarkan dalam skema-blok sebagai berikut :

skema blok dispenser panas-dingin

Pada dispenser panas-dingin, terdapat dua tangki di bagian dalamnya. Satu tangki untuk pemanasan air (water-heater tube) dan satu tangki untuk pendinginan air (cooler tank).
Tentang pemanasan air di dalam tangki/tabung pemanas tak ubahnya water-dispenser biasa, sebagaimana telah dijelaskan secara detil pada tulisan sebelumnya : Memperbaiki hot water-dispenser .

tangki pemanas dispenser

Cara kerja dispenser pendingin.
Pendinginan di dalam tangki pendingin berlangsung secara sederhana, tanpa melibatkan gas freon, kompressor beserta instalasinya, tetapi menggunakan lempeng pendingin “solid-state”, yaitu Thermo Electric Cooler (TEC).
TEC sering juga disebut dengan pendingin Peltier, yaitu pendingin yang bekerja berdasarkan prinsip “pemompaan panas”.
Ulasan singkat tentang TEC dapat disimak dengan berkunjung ke tulisan di sini : TEC atau Pendingin Peltier .

Pada lempengan TEC terdapat dua kabel elektroda. Apabila kepada dua kabel ini diberikan tegangan DC, maka satu sisi lempengannya akan memancarkan panas, sedangkan pada sisi yang sebelahnya akan mengabsorbsi panas sehingga efeknya adalah pendinginan.
Sisi lempengan yang mengabsorbsi panas ditempelkan ke satu bagian tangki pendingin (biasanya berbentuk persegi) untuk mendapatkan efek pendinginan pada badan tangki. Tangki pendingin ditutup dengan lapisan stiryfoam agar suhu hangat dari luar tidak mengintervensi suhu badan tangki.
Sementara itu pada sisi lempengan yang memancarkan panas ditempelkan heatsink/penyerap panas dan lalu panas yang terserap oleh heatsink tersebut disedot atau disemburkan ke luar oleh sebuah kipas penyedot.

tangki pendingin dispenser

Pemberian tegangan DC kepada lempengan TEC ini dilakukan melalui sebuah power-supply khusus yang menghasilkan tegangan DC 12V dengan arus antara 6 - 9A. Power-supply ini akan aktif memberikan tegangan DC kepada TEC apabila saklar power-nya (yaitu switch dingin/cold yang berwarna hijau) di-on-kan.

thermo electric cooling

Kerusakan umum dispenser panas-dingin.
Di antara kerusakan-kerusakan dispenser panas-dingin yang sering terjadi adalah :
1.Tidak bisa memanaskan air
2.Tidak bisa mendinginkan air
3.Air sulit untuk dingin
4.Mati total.

(1)Kerusakan pada poin pertama adalah kerusakan pada bagian pemanas. Tentang kerusakan pada bagian ini telah diterangkan sebelumnya dalam ulasan : Memperbaiki hot water-dispenser, silahkan melihat kepada tulisan tersebut dengan link yang telah diberikan di atas.

(2) Kerusakan pada poin kedua adalah kerusakan khusus pada bagian pendingin. Dispenser dapat memanaskan air (Led indikator POWER dan HOT menyala) tetapi tidak dapat mendinginkan air meskipun sakklar/switch “dingin” atau “cold” telah di-on-kan, dan LED indikator “cold” pun sudah menyala.
Kerusakan yang seperti ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya :
a.Ada bagian perkabelan pada instalasi bagian pendingin yang putus
b.Switch “dingin” atau “cold” rusak
c. Power-supply untuk TEC rusak
d. TEC rusak.

Untuk kerusakan pada sub poin a : Bukalah tutup body belakang dispenser dan periksa perkabelan yang terhubung antara switch dingin dengan rangkaian power-supply TEC. Dispenser yang sempat tidak digunakan beberapa lama adakalanya dimasuki binatang kecil seperti kecoak atau tikus yang sering merusak kabel. Jika memang ada kabel yang genting/rusak atau putus biasanya sudah dapat terlihat oleh mata. Jika ternyata tidak ada kabel yang rusak atau putus maka dilanjutkan pemeriksaan untuk kerusakan pada poin b.

Untuk kerusakan pada sub poin b : Sambungkan dispenser dengan listrik AC 220V lalu on-kan switch dingin. Switch dingin mungkin rusak jika Led indikator “cold” tidak menyala.
Lepaskan sambungan listrik 220V dan cabutlah switch dingin tersebut. Lakukan pengetesan kontaknya dengan AVO-meter posisi Ohm x1 atau Ohm x10. Apabila kontaknya ternyata memang sudah tidak menyambungkan lagi, gantilah switch tersebut dengan type yang sama.

Untuk kerusakan pada sub poin c dan d : Sambungkan dispenser dengan listrik AC 220V lalu on-kan switch dingin.
Led indikator “cold” menyala?
Jika menyala, berarti kerusakan memang bukan pada switch dingin, tetapi pada bagian setelahnya, yaitu power-supply untuk TEC atau TEC-nya yang rusak.
Pembahasan tentang kerusakan-kerusakan ini akan lumayan panjang, karena itu akan dilanjutkan ke tulisan khusus selanjutnya : Memperbaiki dispenser panas-dingin (2), kerusakan power-supply TEC .
Link-nya akan diberikan di akhir tulisan ini.

(3)Kerusakan pada poin ketiga dapat disebabkan oleh tidak maksimalnya kinerja pendinginan TEC. Masalahnya bisa jadi berasal dari pasta pendingin yang melumuri kedua sisi lempeng TEC telah mengering. Bukalah heatsink TEC dan periksalah, apakah pasta putih yang melumuri kedua sisi TEC telah mengering atau masih berbentuk pasta. Jika telah mengering, bersihkan bekas-bekas pasta yang lama dan lalu lumuri dengan pasta yang baru.
Pendinginan yang tidak maksimal juga dapat disebabkan oleh putaran kipas penyedot yang melemah. Panas yang dihasilkan sisi luar TEC seharusnya dapat dibuang secara maksimal oleh sedotan kipas. Ketika kipas kurang berfungsi dengan baik, panas akan terlalu tinggi sehingga mengintervensi sisi pendingin TEC. Pendinginan pun akan menjadi tidak maksimal.
Kipas yang nyata-nyata sudah melemah putarannya sebaiknya diganti saja dengan yang baru.
Namun yang juga perlu dipastikan, apakah tegangan suplai untuk kipas memang telah cukup ataukah tidak?
Kipas penyedot mengambil tegangan suplai dari keluaran DC power-supply TEC sebesar 12V.
Tegangan keluaran power-supply TEC sebaiknya diperiksa juga apakah tepat 12V ataukah kurang dari itu. Tegangan keluaran power-supply TEC yang merosot terlalu rendah selain melemahkan putaran kipas, juga mengakibatkan kurangnya suplai tegangan untuk TEC sehingga ia pun tidak bekerja dengan baik pula.
Jika tegangan keluaran power-supply TEC kurang dari 12V maka yang perlu diperbaiki adalah power-supply TEC-nya.

(4)Kerusakan pada poin keempat (mati total), ditandai dengan tidak menyalanya semua Led indikator (Power, Hot, dan Cold). Jika ini yang terjadi, maka yang perlu diperiksa adalah :
a.Kabel power AC 220V
b.Perkabelan-perkabelan penghubung antara kabel power dengan switch panas dan switch dingin
c.Switch panas dan switch dingin
d.Sekering/fuse (jika ada)
e.Power-supply TEC.

Untuk sub poin a : Check dua kabel yang terdapat di dalam kabel power AC 220V menggunakan AVO-meter posisi Ohm x1 atau Ohm x10. Apakah salah-satunya ada yang putus/tidak tersambung?
Jika ada maka gantilah kabel power tersebut. Jika kabel power ternyata OK lanjutkan ke pemeriksaan berikutnya.

Untuk sub poin b : Lakukan pemeriksaan terhadap semua kabel yang terhubung dari kabel power ke switch panas dan switch dingin, termasuk pada tautan-tautan sambungannya. Jika perlu keluarkan switch panas dan switch dingin agar tampak lebih jelas. Tidak tertutup kemungkinan adanya solderan yang terlepas.

Untuk sub poin d dan e : Sekering (jika ada) biasanya terdapat di papan rangkaian power-supply TEC. Keluarkan papan rangkaian tersebut dan lihatlah jika ada sekering di situ mungkin telah putus. Jika ada dan telah putus, gantilah sekering dengan ukuran yang sama lalu lakukan pengetesan dengan menyambungkan dispenser ke listrik AC 220V. Apabila sekering putus lagi, lihatlah pada papan rangkaian power-supply TEC. Apakah terlihat ada komponen yang menghitam terbakar?
Ada atau tidak ada komponen yang terlihat terbakar, kerusakan ini sudah dapat dipastikan bersumber dari power-supply TEC.
Selanjutnya : Memperbaiki dispenser panas-dingin (2), kerusakan power-supply TEC .

Happy repairing!

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger