logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

Lampu USB Power-Bank

Advertisement

lampu_usb_buatan_sendiri
Membuat lampu yang dinyalakan melalui soket USB power-bank cukuplah mudah.
Yang diperlukan hanyalah menjajarkan beberapa LED neon (ultra-white led) dengan masing-masing LED diberi sebuah resistor, lalu menyambungkannya dengan kabel USB.
Kabel USB itu kemudian dikoneksikan ke lubang/soket USB power-bank untuk menyalakan lampu.
Berikut ini adalah detil-detil penjelasannya.

Membuat sendiri lampu USB power-bank.
USB power-bank yang biasa digunakan untuk charger perangkat seluler ketika berada di perjalanan, mempunyai tegangan keluaran DC 5V. Tegangan ini adalah tegangan stabil yang dikeluarkan oleh power-bank dalam kondisi normal, yaitu dengan baterai terisi cukup atau “full”.
Tegangan 5V ini dapat dimanfaatkan untuk menyalakan beberapa lampu LED, namun karena tegangan kerja kebanyakan LED berada di bawah 5V (antara 3...3,4V), maka LED-LED ini perlu diseri dengan resistor terlebih dahulu sebelum disambungkan ke tegangan 5V itu.
Skema rangkaian dasarnya adalah sebagai berikut :

rangkaian_dasar_lampu_led

Ketentuan untuk pemberian resistor kepada setiap LED adalah :

R = (Vcc – Vled) / Iled.

R adalah resistansi resistor (dalam Ohm) yang akan dipasang seri dengan LED.
Vcc adalah tegangan suplai, yaitu tegangan dari USB power-bank (dalam hal ini 5V).
Vled adalah tegangan kerja LED, antara 3...3,4V.
Iled adalah arus kerja LED. Kebanyakan LED bekerja dengan arus 0,02A (20mA).
Penggunaan istilah Vcc, Vled, dan Iled di sini sebenarnya hanyalah pengaplikasian dari teori dasar kelistrikan dalam hukum Ohm. Bagi yang masih awam, silakan lihat dalam : Dasar-dasar kelistrikan .

Jika tegangan kerja LED yang diambil adalah 3V, maka resistor yang dibutuhkan adalah :

R = (5 – 3) / 0,02
R = 100Ω.

Jika tegangan kerja LED-nya 3,4V, maka resistor yang dibutuhkan adalah :

R = (5 – 3,4) / 0,02
R = 80Ω.

Karena nilai resistor 80Ω tidak standar, bisa saja digunakan resistor 82Ω.
Dengan demikian resistor yang dipasang untuk setiap LED adalah 100Ω atau 82Ω. Menggunakan 82Ω sepertinya lebih umum untuk kebanyakan LED lampu yang beredar saat ini.

Rangkaian lampu USB.

rangkaian_lampu_usb

Gambar di atas memperlihatkan rangkaian lengkap lampu USB dengan 6 buah LED.
Sw1 (switch togel) ditambahkan untuk fungsi on-off. Arus yang dikonsumsi adalah sekitar 120mA.
Jumlah LED bisa diperbanyak, dengan konsekwensi bahwa konsumsi arusnya akan bertambah besar. Dalam hal ini kemampuan power-bank perlu dipertimbangkan, karena jika LED yang dipasang sangat banyak sedangkan kemampuan power-bank nya hanya kecil saja maka nyala lampu tidak akan bertahan lama. Selain itu perlu juga diketahui bahwa konektor USB dirancang untuk penggunaan tegangan 5V dengan arus maksimal 500mA. Lebih aman jika arus berada di bawah itu, misalnya maksimal 200...300mA.

Untuk kabel USB bisa digunakan kabel USB apa saja, yang dua sambungan (khusus untuk charger) atau yang empat sambungan (kabel USB data). Jika digunakan kabel USB data, yang dipakai adalah dua koneksi di bagian pinggirnya.
Kabel koneksi bagian dalam yang berwarna merah biasanya adalah sambungan untuk tegangan 5V (suplai) sedangkan yang berada di pinggir seberangnya (apapun warnanya, biasanya hitam) adalah untuk sambungan negatif atau 0V/ground. Dua koneksi di tengah tidak dipakai.
Perhatikanlah bahwa jck1 yang diperlihatkan adalah penampang depan jack USB (male), bukan soket USB (female). Jck1 adalah kepala kabel USB yang berada di ujung kabel.
Jika hendak dicocokkan dengan koneksi soket USB (female), dapat berkunjung ke link berikut ini karena fungsi pin-pin soket USB sekilas disebutkan : Macam-macam soket dan jack yang umum digunakan .

Masalah casing untuk lampu bisa menggunakan wadah apa saja, terserah kreatifitas orang.
Untuk hasil lebih maksimal, gunakan lapisan kertas atau plastik silver (jangan alumunium foil) sebagai reflektor di bawah deretan LED-LED yang terpasang.

Selain digunakan dengan suplai power-bank, lampu ini juga dapat digunakan dengan suplai dari USB komputer/PC atau laptop.
Jika hendak digunakan di rumah, lampu dapat dinyalakan dengan mencolokkan jack USB-nya ke soket USB charger seluler.

Happy soldering!

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger