logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

Memperbaiki Blender

Advertisement

blender
Mau coba memperbaiki sendiri blender rusak di rumah?
Coba saja, bisa jadi kerusakannya memang tidak berat.
Inilah sedikit ulasannya.

Sekilas tentang blender.
Blender rumah-tangga elektrik menerapkan sistem motor putar sebagaimana yang diterapkan pada mixer, alat potong tekstil, gerinda, atau bor listrik.
Mereka mempunyai dua bagian gulungan/kumparan yang berbeda, satu bagian adalah gulungan stator (gulungan diam) dan satunya lagi adalah gulungan rotor (gulungan bergerak) yang terdapat pada sela-sela bagian tengah as rotor yang bergerak.

blender, inside

Gulungan pada rotor terhubung secara elektrik melalui dua batang “arang kontak” (brush) yang terdapat di dalam “brush-holder” kiri dan kanan. Melengkapi sirkit kedua gulungan dipasang sebuah dioda tegangan tinggi.
Ketika tegangan listrik AC diberikan, satu belahan tegangan tertentu akan menghasilkan medan magnet yang sama antara besi stator dan satu sisi as rotor sehinga terjadi tolak-menolak yang kuat di antara kedua besi inti gulungan (stator dan rotor). Di sisi sebelahnya, justeru yang terjadi adalah tarik-menarik karena medan magnet yang terbentuk saling berbeda.
As rotor lalu bergerak satu langkah, hingga sisi lainnya dari as rotor akan berhadapan dengan sisi besi stator, maka kembali lagi terjadi tolak-menolak yang membuat pergerakan selanjutnya dari as rotor. Begitulah terus menerus sehingga terjadi perputaran as rotor yang kontinu dengan tenaga kuat.

Kerusakan umum blender.
Di antara kerusakan-kerusakan blender yang paling sering dijumpai adalah :

1.mati total
2.Jika dihidupkan terasa ada getaran halus pada blender (terasa ketika dipegang) namun as tidak berputar.
3.Putaran lemah
4.Listrik anjlok jika blender dihidupkan.

KERUSAKAN POIN PERTAMA paling banyak terjadi. Penyebabnya bisa bermacam-macam, di antaranya :

a.Kabel power putus/lepas.
Bukalah bagian bawah blender, periksa, adakah sambungan kabel power yang putus atau terlepas? Jika tidak ada, cek kabel power, apakah masih OK atau tidak. Caranya mirip seperti yang diterangkan di sini : Pengecekan sambungan putus .

b.Arang/brush tidak mengkoneksi.

brush holder

Cobalah cabut arang. Caranya adalah dengan terlebih dahulu meluruskan sisi-sisi penahan pegas arang pada pangkal brush-holder, lalu tarik pegas arang keluar. Cek satu-persatu, bisa jadi ada arang yang sudah sangat pendek atau tipis. Jika ada, ganti dengan yang sama.
Periksalah bagian dalam brush-holder, bersihkan jika ada kotoran atau karat yang bisa menghambat maju mundurnya arang. Arang yang sulit bergerak maju-mundur di dalam brush-holder juga sering membuat masalah mati total.

c.Dioda rusak.
Dioda dengan kerusakan parah akan menyebabkan ia tidak dapat menghantarkan arus. Tidak ada salahnya dioda diperiksa, bagi yang belum mengerti silakan simak di sini : Pengetesan dioda .

d.Gulungan stator putus.
Ini jarang sekali terjadi, tetapi bisa terjadi akibat kecelakaan seperti tergores obeng atau lainnya.

KERUSAKAN POIN KEDUA dapat disebabkan oleh rusaknya dioda (short). Dioda perlu diperiksa.
Adakalanya hal itu terjadi dengan disertai aroma sesuatu yang terbakar, maka ini biasanya disebabkan gulungan stator yang sudah kurang baik. Pada kebanyakan model blender, gulungan stator dapat diperbaiki dengan digulung ulang.
Kerusakan pada poin ini juga dapat disebabkan karena masalah mekanik, yaitu bosh (lubang penggenggam untuk as rotor) macet atau malah sudah aus/terkikis. Untuk memeriksa bagian bosh di ujung atas dan bawah maka mekanik blender perlu dilepas dari casing-nya. Caranya demikian :

buka blender

Pada bagian bawah, tahan dengan tang ujung as rotor (lihat gambar A). Pada bagian atas, putar dudukan rotary blender searah jarum jam (lihat gambar B). Jika mekanik sudah dapat dilepas, pemeriksaan dapat dilakukan lebih leluasa.

KERUSAKAN POIN KETIGA dapat disebabkan oleh gulungan rotor yang sudah kurang baik.
Gulungan ini cukup sulit diperbaiki/digulung ulang. Sangat sedikit tukang gulung dinamo yang menyanggupi menggulung ulang bagian ini, rata-rata mereka tidak mau karena faktor kesulitannya tinggi tetapi upah rasionil yang masih mungkin untuk diminta tidak seberapa.
Solusi yang biasa ditempuh adalah dengan mengganti bagian rotor secara utuh dengan yang sama dari hasil cabutan, namun masih berfungsi baik.

KERUSAKAN POIN KEEMPAT terjadi akibat adanya hubung-singkat di dalam blender.
Kabel power perlu dilepas untuk diperiksa apakah hubung-singkat itu terjadi pada kabel power. Kabel-kabel didalam blender juga perlu diperiksa, mungkin ada yang terkelupas hingga saling menempel.
Apabila dari kemungkinan-kemungkinan itu tidak ditemukan masalah, bisa jadi gulungan stator atau rotor yang menjadi penyebabnya. Periksa dan pastikan, bahwa gulungan stator memang sudah rusak (hubung-singkat) dan perlu digulung ulang.
Jika hubung-singkat bersumber di gulungan rotor, gantilah bagian rotor dengan yang masih baik (baru atau bekas). Jika tidak ada, mungkin sudah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada blender.

Happy repairing!

Perbaikan peralatan rumah tangga elektrik lainnya :
Memperbaiki setrika listrik
Memperbaiki water-dispenser .
Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger