logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

Memperbaiki sub-woofer mobil

Advertisement

sub-woofer mobil
Kerusakan sub-woofer aktif mobil umumnya mudah diperbaiki, kerusakannya tidak jauh dari masalah power-MOSFET atau transistor daya di bagian audio-amplifier-nya.
Namun sebelum bicara tentang perbaikan kerusakan-kerusakannya, ada baiknya untuk mengerti terlebih dahulu tentang sistem yang terdapat di dalamnya.

Sistem sub-woofer aktif mobil.
Secara prinsipil, sistem yang terdapat pada sub-woofer aktif untuk penggunaan di kendaraan roda empat (mobil) tidak jauh berbeda dengan sistem audio-amplifier atau booster audio mobil pada umumnya. Bedanya adalah bahwa pada sistem sub-woofer aktif, modul power-supply dan audio amplifier-nya ditaruh di dalam box speaker secara bersama-sama.
Dan modul audio-amplifier pada sistem sub-woofer selalu didahului dengan sirkit “low-pass filter”, karena ia hanya akan mengeluarkan suara audio pada nada-nada rendah (bass) saja.
Tentang unit power-supply dan amplifier pada booster audio mobil telah dijelaskan ringkas dalam : Memperbaiki audio amplifier mobil .


Kerusakan umum speaker sub-woofer aktif mobil.
Kerusakan yang sering terjadi pada kebanyakan produk lokal speaker sub-woofer aktif adalah :
1.Mati total, ditandai dengan tidak menyalanya LED indikator power dan putusnya sekering/fuse utama.
2.Suara kecil atau cacat, tidak jernih.

active sub-woofer

(1)Kerusakan pada poin pertama disebabkan oleh tidak berfungsinya unit rangkaian power-supply.
Di sini diberikan satu contoh speaker sub-woofer aktif mobil dengan label “FTC” pada speakernya yang mengalami kerusakan mati total.
Yang sering rusak pada rangkaian power-supply adalah transistor-transistor power-MOSFET di bagian akhirnya. Pada gambar di atas, area dalam lingkupan garis putus-putus adalah area unit power-supply (SMPS po-supply). Dua transistor power-MOSFET terdapat di bawah PCB, menempel pada heatsink.
Jika papan PCB itu dilepaskan dan dibalik, akan tampak seperti ini :

active sub-woofer 2

Power-MOSFET menggunakan tipe P55NF06, untuk model speaker sub-woofer aktif mobil lainnya mungkin digunakan tipe power-MOSFET lain pula.
Drain (D) dan source (S) power-MOSFET seringkali mengalami hubung singkat.
Dengan mengganti transistor power-MOSFET ini biasanya kerusakan langsung bisa diatasi. Tetapi ada baiknya memeriksa juga bagian audio-amplifier, yaitu dengan melakukan pengetesan terlebih dahulu terhadap dua transistor power-nya. Dua power-transistor ini biasanya berpasangan, satu NPN dan satu PNP.
Tentang pengetesannya dapat disimak dalam : Pengetesan transistor NPN .

Apabila kedua transistor tampak baik, tidak masalah untuk mengganti transistor power-MOSFET dan kemudian melakukan pengetesan perangkat sub-woofer langsung dengan menyambungkannya ke sumber sinyal audio.
Tetapi apabila dua power-transistor di bagian rangkaian audio bermasalah, jangan buru-buru mengganti transistor power-MOSFET, karena kerusakan awalnya bisa jadi bersumber dari rangkaian audio ini.
Karena sistem rangkaian yang digunakan adalah sistem OCL, silahkan simak tentang langkah-langkah perbaikannya secara detil dalam : Memperbaiki amplifier OCL .

Apabila bagian rangkaian audio sudah diperbaiki (diganti komponen-komponen rusaknya), selanjutnya adalah memeriksa speaker. Lepaskan terlebih dahulu kabel speaker dari terminal sambungannya.
Speaker tidak cukup hanya ditest dengan AVO-meter menggunakan skala Ohm X1, tetapi perlu ditest dengan menyambungkannnya ke sebuah amplifier eksternal. Yang aman adalah mengetes dengan amplifier yang dapat dibebankan ke speaker 4Ω.
Jika speaker rusak, perlu diganti dengan speaker berspesifikasi sama (meliputi ukuran fisik, rating daya maksimal, dan impedansi).
Jika speaker ternyata OK, lanjutkan dengan memasang power-MOSFET pengganti.
Setelah itu lakukan pengetesan selanjutnya sebagai berikut :

- Pasang sekering 8A (sekering aslinya biasanya 15A) kemudian sambungkan terminal “REM” dengan sepotong kabel kecil pendek ke terminal +12V.
-Berikan pada terminal +12V tegangan 12VDC (dari aki atau dari DC-regulator) dan pada terminal “GND” tegangan – atau 0V-nya. Jika rangkaian power-supply telah baik, lampu indikator power akan menyala.
Dalam keadaan On dan level (volume) di posisi paling minim, periksa pada dua terminal speaker di rangkaian, apakah terdapat tegangan DC ataukah tidak dengan menggunakan AVO-meter posisi DCV 10. Jika masih terdapat tegangan DC, berarti rangkaian OCL masih belum beres dan perlu ditelusuri lagi komponen rusak yang belum diganti.
Jika sudah tidak terdapat tegangan DC di terminal speaker, barulah speaker boleh dipasang dan perangkat sub-woofer layak untuk ditest secara keseluruhan dengan menyambungkannya ke sumber sinyal audio (mp3 player atau CD-player mobil).
Besarkan setelan level sekedar terdengar suara yang jelas, tidak perlu keras-keras. Apabila suara sudah terdengar OK, pasang dan rapikan kembali sub-woofer sebagaimana mestinya. Setelah itu pasang sekering dengan ukuran aslinya (15A) dan test sub-woofer dengan level yang lebih kuat selama beberapa menit.
Jika tampak tidak ada masalah, berarti perbaikan telah selesai.

(2)Kerusakan pada poin kedua dapat disebabkan oleh adanya komponen yang rusak di bagian rangkaian audio (OCL amplifier), mungkin transistor power atau transistor-transistor driver.
Tentang perbaikan amplifier OCL silahkan lihat dalam : Memperbaiki amplifier OCL .

Selain itu suara cacat dapat juga disebabkan oleh rusaknya salah-satu dari dua kondensator filter power. Kedua kondensator perlu dicabut dan di-test satu persatu, mungkin ada yang telah menurun jauh kapasitasnya.
Tetapi sebelum melakukan pengecekan terhadap komponen-komponen yang disangkakan rusak, sebaiknya dipastikan terlebih dahulu bahwa perkabelan input/output audio memang tidak ada masalah. Kabel coax untuk input/output yang terentang panjang dari depan ke belakang ketika sambungan untuk ground-nya putus, dapat berefek suara jadi kecil dan tidak jernih.

Happy repairing!

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 komentar:

sangat bermanfaat, saya lagi coba repair problem serupa, semoga bisa, trims artikelnya...

Balas

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger