logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

Frekwensi

Advertisement

Istilah frekwensi hanya terdapat di dalam gelombang listrik yang berbentuk AC.
Lihat sebelumnya ulasan tentang AC dalam : Mengenal AC .
Frekwensi adalah banyaknya siklus atau periode gelombang (cycle) yang terjadi dalam waktu satu detik (second).  Satuan frekwensi adalah Hertz (Hz).
1THz (TetraHertz) = 1000GHz (GigaHertz)
1GHz = 1000MHz (MegaHertz)
1Mhz = 1000kHz (kiloHertz)
1kHz = 1000Hz.
Satu siklus atau satu periode gelombang adalah munculnya satu kali tegangan positif dan satu kali tegangan negatif.   Apabila berlangsungnya satu siklus atau satu periode ini memerlukan waktu satu detik, maka dikatakan frekwensi gelombang AC itu adalah 1Hz.  Apabila selama waktu satu detik terjadi sepuluh siklus maka dikatakan frekwensinya adalah 10Hz.  Apabila selama satu detik terjadi seratus siklus berarti 100Hz, dan seterusnya.

Gelombang listrik mempunyai bentuk kurva tegangan yang bermacam-macam.  Yang paling umum dinyatakan satuan intensitas siklusnya dengan frekwensi adalah gelombang listrik yang berbentuk sinus (sinusoidal-wave).  Bentuk kurva tegangan gelombang listrik sinus digambarkan sebagai berikut :

ac wave

A adalah belahan tegangan positif, yaitu bentuk kurva tegangan positif yang muncul dalam setengah siklus gelombang.  B adalah belahan tegangan negatif, yaitu bentuk kurva tegangan negatif yang muncul dalam setengah siklus gelombang berikutnya.
Kemunculan belahan tegangan positif dan belahan tegangan negatif ini terjadi selama waktu t.
Banyak gelombang listrik AC adalah gelombang listrik yang berbentuk sinus, di antaranya adalah : Listrik AC di rumah (dengan frekwensi 50Hz dan tegangan 220V), sinyal audio alamiah (sinyal ac kompleks dari suara manusia, binatang, atau musik dalam range frekwensi yang terdengar oleh manusia), sinyal radio termodulasi AM atau FM yang dipancarkan melalui antena, dan lain-lain.

Frekwensi dan panjang gelombang.
Setiap frekwensi dengan satuan besarannya merambat dengan panjang gelombang tertentu. Panjang gelombang adalah panjangnya sebuah gelombang dalam satu siklus ketika merambat terkait dengan frekwensinya.
Panjang gelombang disimbolkan dengan λ (Lambda) dan didefinisikan dengan :

λ = 300.000.000 / f

λ adalah panjang gelombang dalam satuan meter
angka 300.000.000 adalah kecepatan gerak elektron dalam meter/second (m/s)
f adalah frekwensi dalam satuan Hz.

Satuan panjang gelombang menjadi penting dalam tekhnik transmisi radio untuk memperoleh hitungan yang tepat konstruksi antena, baik antena pemancar maupun antena penerimanya.

Pengelompokan frekwensi.
Frekwensi dikelompokkan berdasarkan sifat-sifatnya sebagai berikut :
  • Frekwensi di bawah 20Hz disebut frekwensi Sub-Sonic, yaitu frekwensi yang sangat rendah.  Frekwensi ini tidak dapat didengar oleh manusia, hanya dapat dirasakan sebagai sebuah getaran.
  • Frekwensi antara 20Hz hingga 20kHz disebut frekwensi Audio, yaitu frekwensi dalam batas pendengaran manusia.
  • Frekwensi antara 20kHz hingga mendekati 100kHz disebut frekwensi Ultrasonic. Frekwensi ini sudah tidak terdengar karena di luar batas pendengaran manusia, tetapi masih didengar oleh hewan-hewan tertentu.
  • Frekwensi di atas 100kHz disebut dengan frekwensi radio, yaitu frekwensi yang bisa merambat jauh di udara.
Frekwensi radio ini dibagi dalam beberapa kriteria atau pengelompokkan band berdasarkan panjang gelombangnya, yaitu :
  • 100kHz sampai dengan 300kHz adalah frekwensi pada band LF (Low Frequency) disebut dengan gelombang kilometrik
  • 300kHz sampai dengan 3MHz adalah frekwensi pada band MF (Medium Frequency), disebut dengan gelombang hektometrik
  • 3Mhz sampai dengan 30Mhz adalah frekwensi pada band HF (High Frequency), disebut dengan gelombang dekametrik
  • 30Mhz sampai dengan 300Mhz adalah frekwensi pada band VHF (Very High Frequency), disebut dengan gelombang metrik
  • 300Mhz sampai dengan 3GHz adalah frekwensi pada band UHF (Ultra High Frequency), disebut dengan gelombang desimetrik
  • 3GHz sampai dengan 30GHz adalah frekwensi pada band SHF (Super High Frequency), disebut dengan gelombang centimetrik
  • 30GHz sampai dengan 300GHz adalah frekwensi pada band EHF (Extremely High Frequency), disebut dengan gelombang milimetrik
  • 300GHz sampai dengan 3THz adalah frekwensi pada band yang belum didefinisikan (mungkin karena belum dimanfaatkan), disebut dengan gelombang desimilimetrik.


Happy learning!

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger