Advertisement
Speaker protector merupakan perangkat tambahan yang cukup penting dalam perakitan modul power-amplifier OCL. Ia melindungi speaker dari kerusakan jika amplifier OCL mengalami masalah, misalnya outputnya mengeluarkan tegangan DC yang cukup tinggi karena terjadi "short" pada kolektor-emitor transistor-transistor akhirnya.
Jika hal itu terjadi, rangkaian speaker-protector akan memutus sambungan relay dari output power-amplifier ke speaker. Sebab, tegangan DC (apalagi yang levelnya cukup tinggi) bisa secara langsung menghanguskan spoel speaker, sehingga speaker akan menjadi rusak.
Selain itu, speaker-protector juga melindungi speaker dari tegangan sesaat yang tinggi ketika amplifier mulai dihidupkan.
Tegangan sesaat itu biasanya selalu ada di banyak rancangan power-amplifier OCL.
Speaker dilindungi dengan cara menunda penyambungan speaker dengan output amplifier oleh relay ketika amplifier mulai di-ON kan selama beberapa detik. Pada detik-detik pertama ketika tegangan sesaat itu muncul, relay tidak menyambungkan. Setelah beberapa detik manakala tegangan sesaat itu telah berlalu, barulah relay menyambungkan.
Waktu tunda bisa antara beberapa detik hingga hitungan menit, dan waktu tunda ini ditentukan oleh nilai R7 dan C5.
Jika diinginkan waktu yang lebih pendek, R7 bisa dikecilkan hingga 100kOhm atau 47kOhm. Semakin kecil nilai R7 maka waktu tunda akan semakin pendek.
Tetapi jika waktu tunda diinginkan lebih panjang, R7 bisa dibesarkan lagi hingga 220kOhm atau 270kOhm.
Rangkaian ini dapat digunakan untuk bermacam-macam power-amplifier OCL, yang penting nilai resistor R1 dan R2 (resistor setengah Watt) disesuaikan berdasarkan tegangan supply dari power-amplfier nya. Contoh, jika tegangan supply power-amplfier adalah + dan - 50V, maka R1 dan R2 yang dipasang adalah resistor 22kOhm. Inilah tabel lengkapnya :
Supply untuk rangkaian ini bisa mengambil langsung dari gulungan trafo 0-12V, dengan arus minimal 350mA. Untuk rangkaian speaker-protector seperti ini, tidak diperlukan power-supply dengan perataan tegangan DC yang sempurna. Penyearahan setengah gelombang dengan satu dioda saja sudah cukup.
Terakhir, yang juga perlu untuk diperhatikan adalah dalam hal penggunaan relay. Relay yang digunakan di sini adalah relay dengan 'double-contact' (untuk amplifier stereo).
Banyak relay double-contact dengan tegangan coil 12V, tetapi kemampuan kontaknya dalam mengalirkan arus berbeda-beda. Kemampuan kontak relay harus disesuaikan dengan daya power-amplifier yang digunakan.
Untuk daya power-amlifier hingga 40W, bisa saja menggunakan relay 12V/5A. Tetapi untuk daya 50W atau lebih, perlu menggunakan relay 12V/10A.
Dan untuk daya yang lebih besar lagi (di atas 100W) maka perlu digunakan relay 12V/20A atau 12V/30A.
Lihat juga power-amplifier yang perlu diterapkan speaker-protector ini :
78W power amplifier
50-100W power amplifier



Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.