Search
logo blog
Blog Elektronika Spot
Pastikan untuk tidak melewatkan artikel yang mungkin anda ingin simak dengan melihat :Daftar Isi
Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

Sharp 21C-FX1, Kerusakan Linieritas Vertikal

Advertisement

TV lama ini menggunakan IC output vertikal LA7841, dikeluhkan karena lebih dari separuh bagian atas gambar hitam/gelap. Gambar hanya terlihat pada bagian bawah saja.
Umumnya, masalah seperti ini memang bukan disebabkan oleh kerusakan IC vertikal. Mungkin hanya kerusakan pada elco atau yang lainnya, begitulah berdasarkan pengalaman.
Penelusuran untuk menemukan elco yang rusak ternyata tidak membawa hasil. Pengukuran tegangan pada semua pin IC juga tidak menunjukkan adanya kejanggalan.
Satu cara yang harus dilakukan adalah berusaha untuk mengerti dulu pola kerja rangkaian output vertikalnya.

LA7841 dalam mode split power-supply.
vetical sharp 21c-fx1
Pada TV ini IC output vertikal tidak dirangkai sebagaimana kebanyakan TV lain yang menggunakan IC serupa, yaitu dalam mode single-supply, tetapi dirangkai dengan pemberian tegangan suplai ganda (positif dan negatif).
Ada dua jalan masukan, yaitu V-IN A (pin 4) dan V-IN B (pin 5). Setiap jalan masukan ini terhubung ke simpul R519 dan R520 masing-masing dengan pasangan RC jajar R501-C501 dan R502-C502.
Komponen-komponen ini dapat menentukan linieritas gambar vertikal yang dihasilkan. Mereka semacam setting ‘balans’ pada input.
Uniknya, jika resistor atau kondensator lain di seputar IC menggunakan tipe yang umum (resistor 1/4W atau 1/8W dan kondensator keramik/milar standar) empat komponen ini justeru menggunakan resistor dan kondensator miniatur yang menempel di bawah PCB.
Ukurannya tidak lebih besar dari kutu rambut.
Agak sulit melihatnya, hanya tulisannya yang lebih jelas terlihat. Jika salah satu dari mereka ada yang rusak, maka linieritas gambar akan mengalami masalah.
Lalu, komponen yang manakah yang rusak sehingga menyebabkan terjadinya masalah linieritas seperti disebutkan di atas?
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata R502 yang rusak (nilainya membesar).
Pada lembaran service-manual resistor ini bernilai 180Ω. Sebuah resistor 180Ω 1/8W pun dipasang di bawah PCB menggantikan R502 miniatur yang sudah rusak. Tetapi setelah TV dicoba dihidupkan, tampak bagian bawah TV hitam atau gambar tidak penuh hingga ke bawah, padahal bagian atasnya sepertinya sudah bagus.
Nilai resistor kemudian dibesarkan hingga 230Ω (resistor 220Ω dan 10Ω digabung seri), maka barulah gambar bagian bawah nyaris penuh.
Sementara itu, limit resistansi load deflection-yoke vertikal disetel oleh nilai R518.
Jika nilai resistor ini dikecilkan akan berefek melebarnya gambar secara vertikal dan jika dibesarkan gambar akan menyempit secara vertikal.
Untuk memastikan gambar bagian atas dan bawah menjadi sempurna, ditambahkanlah sebuah resistor 68Ω 1/2W dipasang paralel pada R518. Ini adalah upaya untuk sedikit mengecilkan nilai R518.
Gambar pun lalu menjadi penuh sempurna.

Selesai.
Kopi hangat telah menunggu untuk disruput.

Happy repairing!

Tulisan lain sehubungan dengan kerusakan vertikal : Memperbaiki Vertikal TV

Enter your email address to get update from Admin .
Print PDF
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »

Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.

Copyright © 2013. Elektronika Spot - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger