Advertisement
Menyusun dua penguat OCL sebagai penguat tunggal BTL yang paling mudah, salah satunya adalah rangkaian yang ini. Dua penguat OCL, yaitu OCL po-amp.1 dan OCL po-amp.2 bisa difungsikan sebagai penguat BTL mono, tapi juga tetap bisa jika keduanya diinginkan untuk difungsikan sebagai penguat OCL stereo.
Dalam versi stereo, setiap penguat dapat menghasilkan sekitar 40W RMS perkanal pada beban speaker 8 Ohm, dan pada versi mono (BTL) dapat dihasilkan daya hingga sekitar 100W RMS pada beban speker 8 Ohm.
Perubahan ke BTL mono atau ke OCL stereo dilakukan oleh switch Sw1. Jika Sw1 diposisikan 'stereo', maka input OCL po-amp.1 akan menjadi input kanal L (kiri) dan input OCL po-amp.2 dihubungkan oleh switch ke input kanal R (kanan). Pada mode stereo ini, speker yang terhubung adalah dari out1 ke ground (spkr L) dan satunya lagi dari out2 ke ground (spkr R).
Apabila Sw1 diposisikan ke 'BTL', maka input yang berfungsi hanyalah input kanal L (In.L) sedangkan input kanal R tidak difungsikan. Input OCL po-amp2 tidak lagi disambungkan ke In.R, tapi diground-kan oleh Sw1. Resistor Rx (6k8) yang terhubung ke output OCL po-amp.1 disambungkan oleh Sw1 ke jalur feedback OCL po-amp.2.
Alhasil, setiap penguat menghasilkan sinyal audio yang sama, namun dengan fasa yang saling berlawanan 180 derajat.
Pada versi BTL ini, sambungan speaker tidak lagi dari out1 ke ground atau dari out2 ke ground (menggunakan dua speaker), tetapi dari out1 ke out2 (menggunakan satu speaker).
Dalam prakteknya, Sw1 adalah switch 6 pin dengan 2 posisi, bisa berupa push-switch, saklar geser, atau togle-switch.
Power-supply bisa secara bersama menggunakan rangkaian ini :



Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.