Advertisement
Diagram skematik Power-Amplifier 20W ini mirip dengan yang banyak beredar pada amplifier-amplifier lokal. Saya merubah sedikit untuk mempertahankan kestabilan dengan menambahkan sirkuit Zobel di tahap output dan menambahkan dioda di emittor D6 agar pola 'Quasi' yang diterapkan di sini berjalan menjadi lebih baik.
Umumnya, skematik semacam ini menerapkan pola 'Darlington' di tahap akhir dengan transistor-transistor power yang komplementer, namun di sini dicoba untuk diterapkan pola Quasi.
Dengan penerapan pola Quasi, transistor akhir tidak perlu dari pasangan yang komplementer, cukup dua transistor daya NPN sebagai transistor akhirnya. Type TIP41A digunakan agar sedikit lebih aman dari kemungkinan panas berlebih jika menggunakan type umum seperti TIP31A atau D313.
Hal yang perlu diperhatikan adalah pada peran R8 yang menentukan besarnya arus stasioner transistor-transistor akhir yang akan mengalir.
Di skematik ini diperlihatkan nilai 33 Ohm untuk R8. Jika arus stasioner dirasa masih terlalu besar, nilainya bisa dikurangi lagi hingga 10 Ohm, atau di-jumper saja (disambungkan dengan kawat/kabel) secara langsung. Tapi jika dianggap terlalu kecil, nilainya bisa ditambah hingga maksimal 100 Ohm.
Tipikal power-supply bisa menggunakan skematik ini :



Silakan komentar dengan IDENTITAS YANG JELAS dan tidak menyertakan live-link atau spam.